Kaya-ide-miskin-keberanian.
By pixabay
Assalamualaikum. Apa sih yang di maksud dari kaya ide dan miskin keberanian ?.
Lebih baik bertindak walaupun sedikit, daripada tenggelam dalam angan-angan ingin bertindak banyak. itulah salah satu pernyataan Zainal Arifin Thoha, salah satu motivator ulung dari yogyakarta.

Banyak orang yang mempunyai ide cerdas, brilian, dan cemerlang untuk mendirikan bisnis, tetapi itu hanya ada dalam pikiran, dan angan-angan. Sebanyak dan sebagus apapun ide, dan angan-angan yang telah kita miliki tetapi tidak pernah di implementasikan dilapangan, maka gagasan itu akan sia-sia.

Justru lebih baik sesorang yang bertindak walaupun itu tidak terlalu banyak, daripada terjebak dalam angan-angan besar dalam membangun dunia usaha.

Ketika kita melihat para tetangga yang sukses dalam membangun dan mengembangkan usaha, kita tentu terbesit untuk mendirikan usaha pula. Banyak dalam pikiran kita dan gagasan untuk mendirikan usaha. Tetapi, terkadang kita merasa takut untuk memulainya.

Ide dan gagasan yang sebelumnya sudah tersusun rapi dalam otak kita akhirnya dipraktekkan orang lain. Orang yang mempraktekkan gagasan kita pun menjadi sukses.

Kalau kita ingin menjadi pengusaha sukses, maka kita harus berani mempraktekkan ide-ide cemerlang kita. Sudah saatnya tumpukan tumpukan teori yang telah kita dapat untuk dijadikan aksi yang nyata.

Namun, saat kita memutuskan untuk mempraktekkan segala bentuk gagasan yang ada dalam pikiran kita, maka tentu kita juga harus berani jatuh bangun. Mempraktekkan gagasan bisnis, itu tidak semudah membalikkan telapak tangan.

Aral, dan rintangan pasti menghadang. 

Sesorang yang tidak mempraktekkan gagasan bisnisnya sebenarnya ia tidak berani menerima saat jatuh atau ditimpa kebangkrutan. Kunci utama kesuksesan adalah keberanian untuk mencoba. Mungkin, kita juga harus belajar dari Wright bersaudara. Ia menyadari bahwa percobaannya dalam membuat puasa pesawat terbang mengandung risiko yang sangat besar.

Mereka bisa terjatuh dan luka apabila percobaannya mengalami kegagalan atau tidak berhasil. Dengan kondisi itu, Wright bersaudara mengatur risiko itu dengan mencari tempat yang paling aman untuk dijadikan sebagai tempat percobaan.

Kedua bersaudara itu mencari padang rumput yang tebal agar jika percobaannya itu tidak berhasil, dan terjatuh, mereka tidak mengalami luka yang serius. Jika Wright bersaudara memilih menghindari risiko dengan tidak melakukan percobaan tersebut, mungkin sampai saat ini kita tidak bisa menaiki pesawat terbang.

Dari beberapa pernyataan, dan beberapa kisah di atas, kita bisa mengambil suatu pelajaran, bahwa kaya gagasan dan ide saja tidak akan pernah cukup. Kita butuh keberanian untuk mempraktekkan gagasan dan ide-ide yang sudah ada.

Maka, mulai saat ini, beranikanlah anda untuk selalu mencoba membangun usaha dari yang paling kecil. Mencoba dari yang paling kecil itu lebih terbuka peluang menjadi pengusaha yang sukses dibanding dengan hanya kaya ide tanpa praktek.

Sedemikianlah yang dapat kami sampaikan, dan semoga bermanfaat. Seperti biasa, kami tuliskan dari buku "Jangan Jadi Pengusaha, Kalau Nggak Punya Nyali", karya mas Dika Andrianto.
Wassalamualaikumwarohmatullohiwabarokatuh.
0 Komentar untuk "Kaya ide, Miskin keberanian"